Panduan Lengkap Aqiqah Sesuai Sunnah Rasulullah SAW

Ilustrasi

masjidmunzalan.id – Kelahiran seorang anak merupakan nikmat besar yang diberikan Allah SWT kepada setiap orang tua. Sebagai bentuk rasa syukur atas karunia tersebut, Islam mengajarkan sebuah ibadah yang disebut aqiqah.


Aqiqah adalah ibadah berupa penyembelihan hewan sebagai ungkapan syukur atas kelahiran seorang anak. Dalam syariat Islam, hukum aqiqah termasuk sunnah muakkadah, yaitu sunnah yang sangat dianjurkan bagi orang tua yang memiliki kemampuan untuk melaksanakannya.


Pelaksanaan aqiqah biasanya dilakukan pada hari ketujuh setelah kelahiran bayi. Pada waktu tersebut, orang tua juga dianjurkan untuk memberikan nama yang baik serta mencukur rambut bayi.

Dasar Anjuran Aqiqah dalam Islam

Anjuran melaksanakan aqiqah bersandar pada hadits Rasulullah SAW:

الغُلَامُ مُرْتَهَنٌ بِعَقِيقَتِهِ يُذْبَحُ عَنْهُ يَوْمَ السَّابِعِ، وَيُسَمَّى، وَيُحْلَقُ رَأْسُهُ

Artinya:

“Seorang bayi tergadaikan dengan aqiqahnya; aqiqah disembelih pada hari ketujuh, diberi nama, dan rambutnya dicukur.”
(HR Tirmidzi)


Hadits tersebut menunjukkan bahwa aqiqah menjadi salah satu bentuk perhatian orang tua terhadap anak sejak awal kehidupannya, sekaligus sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT.


Jika belum memungkinkan melaksanakan aqiqah pada hari ketujuh, sebagian ulama menjelaskan bahwa aqiqah dapat dilakukan pada hari ke-14, hari ke-21, atau kelipatan tujuh berikutnya. Kesunnahan aqiqah juga masih dapat dilakukan sebelum anak mencapai usia baligh.

Jumlah Hewan Aqiqah Anak Laki-laki dan Perempuan

Dalam pelaksanaan aqiqah, terdapat perbedaan pendapat ulama mengenai jumlah hewan yang disembelih.


Menurut sebagian ulama, khususnya Mazhab Syafi’i dan Hambali, aqiqah untuk:


  • Anak laki-laki: dua ekor kambing
  • Anak perempuan: satu ekor kambing


Pendapat tersebut berdasarkan hadits dari Aisyah RA:


“Rasulullah SAW memerintahkan kami agar mengaqiqahkan anak laki-laki dengan dua ekor kambing dan mengaqiqahkan anak wanita dengan seekor kambing.”
(HR Ibnu Majah)


Sementara itu, Mazhab Maliki berpendapat bahwa aqiqah untuk anak laki-laki maupun perempuan cukup dengan satu ekor kambing.


Selain kambing, sebagian ulama juga memperbolehkan menggunakan unta atau sapi dengan ketentuan tertentu, sebagaimana hewan yang digunakan dalam ibadah kurban.

Perbedaan pendapat tersebut menunjukkan adanya keluasan dalam pelaksanaan aqiqah, selama tetap dilakukan sesuai kemampuan dan tuntunan syariat.

Waktu Pelaksanaan Aqiqah

Waktu yang paling utama untuk melaksanakan aqiqah adalah hari ketujuh setelah bayi lahir. Pada hari tersebut, terdapat beberapa amalan yang dianjurkan, yaitu:


  1. Menyembelih hewan aqiqah
  2. Memberikan nama bayi
  3. Mencukur rambut bayi
  4. Bersedekah sesuai berat rambut yang dicukur


Namun apabila belum mampu melaksanakan pada hari ketujuh, aqiqah tetap dapat dilakukan pada waktu berikutnya.


Islam memberikan kemudahan kepada umatnya. Pelaksanaan aqiqah tidak dimaksudkan sebagai beban, melainkan sebagai bentuk rasa syukur dan ibadah kepada Allah SWT.

Tata Cara Aqiqah Sesuai Sunnah

1. Menyiapkan Hewan Aqiqah

Orang tua menyiapkan hewan aqiqah sesuai kemampuan. Hewan yang digunakan harus memenuhi ketentuan syariat, seperti sehat dan tidak memiliki cacat.

Dalam pendapat yang masyhur:

  • Dua ekor kambing untuk anak laki-laki
  • Satu ekor kambing untuk anak perempuan

2. Menyembelih Hewan Aqiqah

Penyembelihan dilakukan sesuai tata cara penyembelihan dalam Islam dengan membaca basmalah dan takbir.

Doa yang dapat dibaca ketika menyembelih:

بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَرُ، اللَّهُمَّ مِنْكَ وَلَكَ، اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنِّي هَذِهِ عَقِيْقَةُ…

Artinya:

“Dengan menyebut nama Allah. Allah Maha Besar. Ya Allah, dari-Mu dan untuk-Mu. Ya Allah, terimalah dari kami aqiqah ini…”

3. Memasak dan Membagikan Daging

Daging aqiqah dianjurkan untuk dimasak terlebih dahulu sebelum dibagikan kepada orang lain.

Sebagian ulama memandang membagikan daging aqiqah dalam keadaan matang lebih utama karena dapat memberikan kemudahan kepada penerima.

Daging tersebut dapat diberikan kepada:

  • Keluarga
  • Tetangga
  • Orang yang membutuhkan
  • Fakir miskin

4. Mencukur Rambut Bayi

Mencukur rambut bayi pada hari ketujuh termasuk amalan yang dianjurkan dalam rangkaian aqiqah.

Setelah rambut dicukur, orang tua dianjurkan bersedekah dengan nilai yang sebanding dengan berat rambut bayi menggunakan emas atau perak.

5. Mendoakan Bayi

Aqiqah juga menjadi momen untuk memohon keberkahan dan perlindungan Allah SWT bagi anak.

Salah satu doa yang dapat dipanjatkan:

اللَّهُمَّ إِنِّي أُعِيذُهَا بِكَ وَذُرِّيَّتَهَا مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

Artinya:

“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon perlindungan untuk dia dan keluarganya dari setan yang terkutuk.”

Doa tersebut menjadi harapan agar anak tumbuh menjadi pribadi yang saleh, mendapat perlindungan Allah SWT, serta menjadi kebahagiaan bagi keluarga.

Hikmah Melaksanakan Aqiqah

Aqiqah bukan hanya sekadar penyembelihan hewan, tetapi memiliki banyak nilai spiritual dan sosial.

Beberapa hikmah aqiqah antara lain:

1. Bentuk Rasa Syukur kepada Allah SWT

Kelahiran anak merupakan amanah sekaligus nikmat besar. Melalui aqiqah, orang tua menunjukkan rasa syukur atas karunia tersebut.

2. Mengikuti Sunnah Rasulullah SAW

Melaksanakan aqiqah merupakan bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW dengan mengikuti ajaran yang beliau contohkan.

3. Berbagi Kebahagiaan dengan Sesama

Pembagian daging aqiqah menjadi sarana mempererat hubungan sosial dan berbagi manfaat kepada masyarakat.

4. Doa dan Harapan untuk Anak

Aqiqah menjadi momentum bagi orang tua untuk memohon keberkahan, kesehatan, dan perlindungan Allah SWT bagi buah hati.

Aqiqah merupakan ibadah sunnah muakkadah yang mengandung nilai syukur, kepedulian sosial, dan doa kebaikan bagi seorang anak.

Melalui aqiqah, orang tua tidak hanya menjalankan sunnah Rasulullah SAW, tetapi juga menanamkan harapan agar anak tumbuh menjadi generasi yang beriman, saleh, dan membawa keberkahan bagi keluarga serta masyarakat.

Wallahu a’lam.

Bagikan :
Berita Populer

Section Title

Keren! Motor Modifikasi Karya Pondok Pesantren Siap Bersaing di Kancah Asia

masjidmunzalan.id – Selain menghadirkan nasihat keagamaan, kunjungan Ayahman ke Sintang juga menjadi kesempatan untuk melihat kreativitas santri dari pondok pesantren mitra. Dalam silaturahim...

Silaturahim Ayahman ke Masjid Munzalan Al Husni Sintang

masjidmunzalan.id – Pengasuh Masjid Munzalan Mubarakan, KH. Luqmanulhakim atau yang akrab disapa Ayahman, melaksanakan kunjungan silaturahim ke Masjid Munzalan Al Husni Sintang, Kalimantan...

Sholat Dhuha Jam Berapa? Simak Waktu Terbaik, Niat, Jumlah Rakaat, dan Doanya

masjidmunzalan.id – Sholat dhuha merupakan salah satu ibadah sunnah yang dianjurkan Rasulullah SAW. Selain menjadi amalan pembuka pagi, sholat ini dapat dikerjakan mulai setelah matahari terbit...

Subuh Menggapai Keberkahan Bersama UAS: Dari Pontianak, Gerakan Kebaikan Terus Mengalir

masjidmunzalan.id – Suasana Subuh di Masjid Munzalan Indonesia, Kubu Raya, Kalimantan Barat, Senin (5/10/2026), terasa berbeda. Rangkaian Subuh Menggapai Keberkahan (SMK) menghadirkan Tuan Guru...

Ribuan Jemaah Padati Lapangan Patoka, UAS Tempuh Perjalanan dengan Motor dari Singkawang Menuju Sungai Pinyuh

masjidmunzalan.id – Ribuan jemaah memadati Lapangan Food Street UMKM Center kawasan Patoka, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Sabtu (3/10/2026). Mereka datang dari berbagai wilayah...

Ribuan Jamaah Padati Stadion Kridasana, UAS Sampaikan Pesan Nabi

masjidmunzalan.id –  Lautan manusia memadati Stadion Kridasana, Singkawang, Kalimantan Barat, Jumat (2/10/2026). Ribuan jamaah dari berbagai penjuru hadir untuk mengikuti Tabligh Akbar bersama...

Subuh Menggapai Keberkahan: Menjadi Manusia yang Bermanfaat

masjidmunzalan.id – Menjadi manusia yang bermanfaat bagi orang lain merupakan bagian penting dari perjalanan kehidupan. Pesan tersebut disampaikan KH. Luqmanulhakim atau yang akrab disapa...

Safari Dakwah UAS Kalimantan Barat 2026: Cek Jadwal dan Lokasinya

masjidmunzalan.id – Safari dakwah Ustadz Abdul Somad (UAS) kembali menyapa masyarakat Kalimantan Barat. Dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung selama 2–4 Oktober 2026, UAS dijadwalkan hadir...

Kapan Awal Puasa Ramadan 2027? Ini Perkiraan 1 Ramadan 1448 H

masjidmunzalan.id – dBulan Ramadan 1448 Hijriah diperkirakan akan berlangsung pada Februari hingga Maret 2027. Umat Islam di Indonesia masih perlu menunggu penetapan resmi pemerintah mengenai...