
masjidmunzalan.id – Dalam perjalanan hidup, manusia sering dihadapkan pada berbagai pilihan yang tidak mudah untuk ditentukan. Mulai dari urusan jodoh, pekerjaan, pendidikan, bisnis, hingga keputusan penting lainnya.
Ketika hati merasa ragu dan belum menemukan arah yang tepat, Islam mengajarkan umatnya untuk memohon petunjuk kepada Allah SWT melalui sholat istikharah.
Sholat istikharah menjadi bentuk ikhtiar seorang muslim untuk meminta Allah SWT memilihkan jalan terbaik, sebab manusia memiliki keterbatasan dalam mengetahui apa yang benar-benar baik bagi kehidupannya.
Allah SWT berfirman:
“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.”
(QS. Al-Baqarah: 216)
Hakikat Sholat Istikharah
Sholat istikharah merupakan sholat sunnah yang dilakukan ketika seseorang mengalami kebimbangan dalam menentukan pilihan terhadap suatu perkara yang hukumnya mubah atau diperbolehkan dalam syariat.
Mengutip buku Tuntunan Lengkap Shalat untuk Wanita karya Raras Huraerah, istikharah bertujuan membantu seorang muslim memilih perkara yang masih samar antara dua pilihan yang sama-sama memiliki kemungkinan baik maupun buruk.
Namun, sholat istikharah bukanlah sarana untuk menentukan sesuatu yang sudah jelas hukumnya.
Seorang muslim tidak perlu melakukan istikharah untuk memilih antara:
- Perkara halal dan haram
- Ketaatan dan kemaksiatan
- Kewajiban dan sesuatu yang dilarang agama
Melalui istikharah, seorang hamba menyerahkan hasil terbaik kepada Allah SWT sekaligus memohon agar hatinya diberikan keteguhan dalam menjalani keputusan yang telah dipilihkan.
Waktu Terbaik Melaksanakan Sholat Istikharah
Pada dasarnya, sholat istikharah dapat dilakukan kapan saja selama bukan termasuk waktu yang dilarang untuk melaksanakan sholat sunnah.
Namun, waktu yang paling utama adalah pada malam hari, terutama setelah melaksanakan sholat tahajud.
Suasana malam yang lebih tenang menjadi waktu yang baik untuk memperbanyak doa dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Banyak ulama menganjurkan agar seorang muslim memadukan tahajud dan istikharah sebagai bentuk kesungguhan dalam meminta petunjuk kepada Allah.
Niat Sholat Istikharah
Sholat istikharah dikerjakan sebanyak dua rakaat sebagaimana sholat sunnah lainnya.
Adapun niatnya:
أُصَلِّي سُنَّةَ الْإِسْتِخَارَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى، اَللّٰهُ أَكْبَرُ
Ushalli sunnatal istikharati rak’ataini lillahi ta’ala. Allahu akbar.
Artinya:
“Aku niat sholat sunnah istikharah dua rakaat karena Allah Ta’ala. Allah Maha Besar.”
Setelah membaca niat, pelaksanaan sholat dilakukan seperti sholat sunnah dua rakaat pada umumnya:
- Takbiratul ihram
- Membaca doa iftitah
- Membaca Al-Fatihah
- Membaca ayat Al-Qur’an
- Rukuk
- Iktidal
- Sujud
- Duduk di antara dua sujud
- Sujud kedua
- Rakaat kedua hingga salam
Doa Setelah Sholat Istikharah
Setelah selesai sholat, seorang muslim dianjurkan membaca doa istikharah yang diajarkan Rasulullah SAW.
Isi doa tersebut berisi permohonan agar Allah memberikan pilihan terbaik, memudahkan apabila pilihan tersebut baik, serta menjauhkan apabila pilihan tersebut membawa keburukan.
Makna utama doa istikharah adalah:
“Ya Allah, apabila perkara ini baik bagiku dalam agamaku, kehidupanku, dan akibat urusanku, maka tetapkanlah ia untukku, mudahkanlah dan berkahilah aku di dalamnya. Namun apabila perkara ini buruk bagiku, maka jauhkanlah ia dariku dan jauhkan aku darinya, serta tetapkanlah kebaikan bagiku di mana pun kebaikan itu berada.”
Doa tersebut mengajarkan bahwa seorang muslim tidak hanya meminta apa yang diinginkan, tetapi meminta apa yang terbaik menurut ilmu Allah SWT.
Apakah Setelah Istikharah Harus Mendapatkan Mimpi?
Salah satu kesalahpahaman yang sering terjadi adalah anggapan bahwa jawaban istikharah selalu datang melalui mimpi.
Padahal, tanda hasil istikharah tidak harus berupa mimpi.
Petunjuk Allah dapat hadir melalui berbagai cara, seperti:
- Hati menjadi lebih mantap terhadap suatu pilihan
- Urusan menjadi lebih mudah dijalankan
- Allah membuka atau menutup jalan tertentu
- Muncul ketenangan setelah mempertimbangkan pilihan
Karena itu, setelah melakukan istikharah seorang muslim tetap dianjurkan menggunakan akal, meminta nasihat dari orang terpercaya, dan melakukan usaha terbaik.
Amalan Sebelum Sholat Istikharah
Agar hati lebih siap dalam memohon petunjuk Allah SWT, beberapa amalan yang dapat dilakukan antara lain:
- Memperbanyak istighfar
- Memperbanyak sedekah
- Memperbanyak amal kebaikan
- Meluruskan niat hanya karena Allah
- Menjaga kekhusyukan dalam ibadah
Dengan hati yang lebih bersih, seorang muslim akan lebih mudah menerima keputusan yang Allah berikan.
Hikmah Sholat Istikharah
Sholat istikharah mengajarkan manusia bahwa tidak semua hal dapat diketahui dengan kemampuan sendiri.
Ada kalanya sesuatu yang terlihat baik justru membawa keburukan, dan sesuatu yang awalnya terasa berat ternyata menjadi jalan menuju kebaikan.
Melalui istikharah, seorang muslim belajar untuk:
- Berserah diri kepada Allah
- Mengurangi keraguan
- Tidak hanya mengikuti hawa nafsu
- Meyakini bahwa pilihan Allah selalu memiliki hikmah
Karena manusia hanya mampu melihat apa yang ada di depan mata, sedangkan Allah SWT mengetahui seluruh rahasia kehidupan.
Wallahu a’lam.