Panen Raya Melon Munzalan Farm, Wujud Wakaf Produktif

PANEN RAYA – Masjid Munzalan Mubarakan menggelar Panen Raya Melon di Munzalan Farm, Senin (17/8/2026) sore, sebagai bagian dari upaya mengembangkan wakaf produktif sekaligus membangun kemandirian generasi muda. (Foto Istimewa)

masjidmunzalan.id – Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diwujudkan melalui karya nyata dan pemberdayaan umat. Masjid Munzalan Mubarakan menggelar Panen Raya Melon di Munzalan Farm, Senin (17/8/2026) sore, sebagai bagian dari upaya mengembangkan wakaf produktif sekaligus membangun kemandirian generasi muda.

Panen raya tersebut menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa lahan wakaf tidak hanya dapat dijaga sebagai aset umat, tetapi juga dapat dikelola secara produktif sehingga menghasilkan manfaat ekonomi, pendidikan, dan sosial yang berkelanjutan.

Kegiatan ini dihadiri Pengasuh Masjid Munzalan Mubarakan KH. Luqmanulhakim dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat Dr. H. Muhajirin Yanis, M.Pd.I., didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kanwil Kemenag Kalbar Hj. Salbia Muhajirin.

Turut hadir Kepala Bidang Penais Zawa Kanwil Kemenag Kalbar H. Rohadi, S.Ag., M.Si., bersama Ketua Bidang Ekonomi DWP Kanwil Kemenag Kalbar Netty Herawati, Ketua dan Pelaksana Tim Kerja Zakat Hj. Emmy Jumartina, M.Si. dan H. Syaiful Rizan, S.HI.

Panen raya juga dihadiri Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Provinsi Kalimantan Barat, Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat, serta Ketua Umum Masjid Munzalan Mubarakan Banjiruddin bersama jajaran pengurus pusat Masjid Munzalan Mubarakan.

PANEN RAYA – Masjid Munzalan Mubarakan menggelar Panen Raya Melon di Munzalan Farm, Senin (17/8/2026) sore, sebagai bagian dari upaya mengembangkan wakaf produktif sekaligus membangun kemandirian generasi muda. (Foto Istimewa)

Dari Lahan Wakaf, Tumbuh Kemandirian

Panen melon di Munzalan Farm bukan sekadar kegiatan pertanian. Di balik buah-buah melon yang dipanen, terdapat proses pemberdayaan yang mengintegrasikan wakaf, zakat, pendidikan, pertanian, dan kewirausahaan.

Melalui Akademi Santri Mandiri (ASMI) Pemberdayaan Melon, para santri memperoleh ruang belajar untuk mengembangkan keterampilan praktis di bidang pertanian sekaligus memahami proses membangun dan mengelola usaha produktif.

Dengan konsep tersebut, pendidikan santri tidak berhenti pada penguatan ilmu dan nilai-nilai keislaman, tetapi juga dilengkapi dengan keterampilan yang dapat menjadi bekal untuk membangun kemandirian ekonomi di masa depan.

Kakanwil Kemenag Kalbar, Dr. H. Muhajirin Yanis, M.Pd.I., memberikan apresiasi terhadap pengembangan wakaf produktif yang dilakukan melalui Munzalan Farm. Menurutnya, aset wakaf perlu terus didorong agar mampu memberikan manfaat yang semakin luas bagi umat dan masyarakat.

“Wakaf jangan hanya kita lihat sebagai aset yang diam, tetapi harus mampu kita hidupkan menjadi kekuatan ekonomi umat. Ketika lahan wakaf dikelola secara produktif, kemudian melibatkan santri untuk belajar bertani dan berwirausaha, maka yang kita tanam bukan hanya melon, tetapi juga kemandirian, keterampilan, dan masa depan,” ujar Muhajirin Yanis.

Menurutnya, pengembangan Munzalan Farm juga menunjukkan pentingnya kolaborasi antara lembaga keagamaan, pengelola zakat dan wakaf, serta masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu melahirkan lebih banyak program pemberdayaan yang produktif, berkelanjutan, dan memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

PANEN RAYA – Masjid Munzalan Mubarakan menggelar Panen Raya Melon di Munzalan Farm, Senin (17/8/2026) sore, sebagai bagian dari upaya mengembangkan wakaf produktif sekaligus membangun kemandirian generasi muda. (Foto.Istimewa)

Memaknai Kemerdekaan dengan Pemberdayaan

Momentum panen yang bertepatan dengan peringatan kemerdekaan Indonesia menghadirkan pesan tersendiri. Kemerdekaan tidak hanya dimaknai melalui seremoni, tetapi juga melalui kemampuan masyarakat untuk terus berkarya, berdaya, dan membangun kemandirian.

Dari tanah yang dikelola secara produktif tumbuh hasil pertanian. Dari proses pendampingan dan pembelajaran tumbuh keterampilan. Sementara dari pemberdayaan diharapkan lahir generasi santri yang memiliki keberanian untuk berkarya dan berwirausaha tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.

Suasana panen raya semakin semarak ketika para tamu dan pengunjung berkesempatan turun langsung ke area pertanian untuk memilih dan memanen melon.

Antusiasme tidak hanya datang dari kalangan umat Islam. Sejumlah saudara dari kalangan non-Muslim turut hadir dan meramaikan kegiatan panen raya, menghadirkan suasana kebersamaan di tengah momentum peringatan kemerdekaan.

Kehadiran masyarakat dari berbagai latar belakang tersebut memperkuat pesan bahwa manfaat dari pengelolaan wakaf produktif dan program pemberdayaan dapat menghadirkan ruang kebersamaan serta memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.

Melalui Munzalan Farm dan Akademi Santri Mandiri, Masjid Munzalan Mubarakan terus mendorong lahirnya ekosistem pemberdayaan yang menghubungkan nilai keislaman dengan kemandirian ekonomi.

Panen hari ini bukan hanya tentang melon yang telah matang. Lebih dari itu, ada ikhtiar menanam keterampilan, menumbuhkan kemandirian, dan mempersiapkan generasi yang mampu memberikan manfaat bagi umat, bangsa, dan masyarakat.

Semangat tersebut menjadi salah satu cara memaknai kemerdekaan: merdeka untuk berkarya, mandiri untuk berdaya, dan bersama-sama menghadirkan manfaat bagi sesama.

Bagikan :
Berita Populer

Section Title

Panen Raya Melon Munzalan Farm, Wujud Wakaf Produktif

masjidmunzalan.id – Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diwujudkan melalui karya nyata dan pemberdayaan umat. Masjid Munzalan Mubarakan menggelar...

Munzalan Gelar Upacara HUT Kemerdekaan RI ke-81

masjidmunzalan.id – Masjid Munzalan Mubarakan menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Masjid Munzalan Mubarakan, Sungai Raya Dalam...

Munzalan Gelar Pelatihan Penanggulangan Kebakaran

masjidmunzalan.id – Meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi risiko kebakaran, Masjid Munzalan Mubarakan berkolaborasi dengan LAZ Baitulmaal Munzalan Indonesia (BMI) bersama...

Dari Akad Nikah hingga Gerakan Infak Sandang

masjidmunzalan.id – Masjid Fatahillah, Masjid Mitra Munzalan Mubarakan yang berlokasi di Pasar Tanah Abang Blok B, Jakarta Pusat, menghadirkan dua agenda besar pada Agustus 2026. Dua momentum...

Ketika Zakat “Ditanam”, Harapan dan Kemandirian Ikut Bertumbuh

masjidmunzalan.id – Zakat sering dipahami sebagai bantuan untuk meringankan kebutuhan hari ini. Namun, ketika dikelola melalui program pemberdayaan yang tepat, manfaat zakat dapat tumbuh lebih...

BMI Babel dan RD Haircut Gelar Pelatihan Potong Rambut untuk Santri

masjidmunzalan.id – Dengan sinergi untuk mendorong kemandirian pesantren dan mencetak generasi yang berkompetensi, Baitulmaal Munzalan Indonesia (BMI) Bangka Belitung berkolaborasi dengan RD...

Pelatihan Fardhu Kifayah Munzalan Dorong 1 Masjid 1 Pemulia Jenazah

masjidmunzalan.id – Masjid Munzalan Mubarakan kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan masjid sebagai pusat pelayanan umat melalui Pelatihan Nasional Fardhu Kifayah: Pemulia Jenazah...

Kolaborasi Munzalan dan Master Kretek Cetak Terapis Profesional

masjidmunzalan.id – Masjid Munzalan Mubarakan bersama Laznas Baitulmaal Munzalan Indonesia resmi Kick Off Program Munzalan Terapis Akademi dengan mengusung tagline “Sehat dalam Taat, Sehat...

Speak With Heart: Pelatihan Public Speaking Santri Munzalan Bangun Generasi Percaya Diri

masjidmunzalanmubarakan.id –  Dalam rangka membangun generasi yang komunikatif dan percaya diri, Masjid Munzalan Mubarakan sukses menyelenggarakan pelatihan public speaking bertajuk “SPEAK WITH...