Baitullah Academy: Kepengasuhan

Ilustrasi

oleh KH.Luqmanulhakim

Mengasuh dengan Kasih Sayang, Membersamai dengan Keteladanan

Baitullah Academy kembali menghadirkan pembelajaran yang menyentuh sisi terdalam manusia melalui tema “Kepengasuhan”. Dalam pembahasan ini, peserta diajak memahami bahwa kepengasuhan bukan sekadar aktivitas mengarahkan atau mengatur orang lain, melainkan proses mengajak dan membersamai dengan penuh kasih sayang.

Kepengasuhan sejati tidak hanya berbicara tentang aturan, nasihat, atau bantuan materi. Lebih dari itu, kepengasuhan adalah perjalanan hati. Sebuah proses spiritual yang dimulai dari memperbaiki diri sendiri sebelum membersamai orang lain menuju kebaikan.

Kepengasuhan Adalah Mengajak dan Membersamai

Hakikat kepengasuhan bukan sekadar memimpin, tetapi hadir menemani proses tumbuh seseorang. Mengasuh berarti:

  • mengajak dengan kelembutan,
  • mendampingi dengan kesabaran,
  • dan berjalan bersama dalam proses perubahan.

Karena itu, kepengasuhan berbeda dengan kepemimpinan profesional yang sering berfokus pada target, aturan, dan sistem kerja. Kepengasuhan menyentuh sisi hati manusia. DNA utama kepengasuhan adalah kasih sayang.

Kasih sayang bukan hanya tentang memberi uang, perhatian, atau doa. Kasih sayang adalah kehadiran hati yang tulus dalam membersamai orang lain agar menjadi pribadi yang lebih baik.

Tidak Bisa Mengasuh Jika Belum Selesai dengan Diri Sendiri

Salah satu pesan penting dalam materi ini adalah bahwa seseorang tidak akan mampu mengasuh orang lain dengan baik jika dirinya sendiri belum selesai dengan persoalan dirinya. Kepengasuhan dimulai dari proses:

  • memperbaiki diri,
  • menata hati,
  • mengendalikan ego,
  • dan mendekat kepada Allah.

Karena orang yang penuh luka sering kali melukai. Sedangkan orang yang tenang akan lebih mudah menenangkan. Maka sebelum sibuk memperbaiki orang lain, manusia masjid diajak untuk terlebih dahulu memperbaiki dirinya sendiri.

Indikator Keberhasilan Kepengasuhan

Keberhasilan kepengasuhan bukan diukur dari banyaknya nasihat yang diberikan, tetapi dari perubahan baik yang terjadi pada orang yang diasuh. Bahkan keberhasilan tertinggi adalah ketika orang yang diasuh mampu menjadi lebih baik daripada pengasuhnya.

Kepengasuhan bukan tentang menciptakan ketergantungan, tetapi melahirkan generasi yang bertumbuh, mandiri, dan melampaui generasi sebelumnya.

Rumus Kepengasuhan: ABCD

Dalam materi ini dijelaskan rumus sederhana namun mendalam dalam mengasuh, yaitu ABCD:

A — Ajak Baik-Baik

  • Mengajak manusia tidak bisa dengan kemarahan dan paksaan. Hati lebih mudah terbuka melalui kelembutan.

B — Bicarakan Baik-Baik

  • Komunikasi yang baik menjadi jembatan penting dalam membangun kedekatan dan kepercayaan.

C — Contohkan yang Baik-Baik

  • Keteladanan jauh lebih kuat daripada sekadar perkataan. Apa yang dilakukan akan lebih membekas daripada apa yang diucapkan.

D — Doakan yang Baik-Baik

  • Doa adalah bentuk kasih sayang paling dalam. Karena hidayah tetap milik Allah.

I DID IT: Pendekatan Hati dalam Kepengasuhan

Selain ABCD, diperkenalkan pula pendekatan I DID IT, yaitu:

  • Dengarkan
  • Informasikan
  • Doakan
  • Ikhlas & Tawakal

Kepengasuhan bukan sekadar berbicara, tetapi juga mendengar dengan hati. Banyak orang tidak membutuhkan ceramah panjang, melainkan seseorang yang benar-benar mau memahami mereka.

Keteladanan Adalah Pohon, Kasih Sayang Adalah Buah

Dalam materi ini disampaikan analogi yang sangat indah: “Keteladanan adalah pohon, sedangkan kasih sayang adalah buahnya.” Keteladanan lahir dari sinkronisasi antara:

  • pikiran,
  • ucapan,
  • dan perbuatan.

Ketika seseorang hidup selaras antara apa yang diyakini dan apa yang dilakukan, maka akan muncul energi tanpa henti yang bersumber dari ketaatan kepada Allah. Karena manusia lebih mudah tersentuh oleh ketulusan yang nyata dibandingkan nasihat yang hanya berhenti di lisan.

Segala yang Dimulai dari Hati Akan Sampai ke Hati

Inti kepengasuhan adalah hati. Apa yang keluar dari hati akan lebih mudah sampai ke hati. Sebaliknya, nasihat yang hanya berhenti di lisan sering kali tidak meninggalkan bekas. Oleh sebab itu, peserta diingatkan untuk selalu berhati-hati dengan hati:

  • menjaga niat,
  • menjaga ketulusan,
  • dan menjaga kasih sayang dalam setiap proses membersamai orang lain.

Tantangan Kepengasuhan di Masjid

Salah satu tantangan yang sering muncul di lingkungan masjid adalah menghadapi anak-anak yang ribut saat mengaji. Dalam materi ini disampaikan bahwa solusi tidak selalu harus dengan kemarahan. Pendekatan kasih sayang justru lebih efektif, misalnya melalui:

  • komunikasi yang baik,
  • pendekatan yang menyenangkan,
  • hingga reward sederhana seperti es krim atau hadiah kecil.

Masjid harus menjadi tempat yang dirindukan anak-anak, bukan tempat yang membuat mereka takut. Karena anak-anak yang nyaman dengan masjid hari ini, bisa jadi adalah pejuang masjid di masa depan.

Selesai dengan Diri Sendiri

Kepengasuhan juga menuntut seseorang untuk selesai dengan dirinya sendiri. Beberapa bentuk kedewasaan yang harus dibangun antara lain:

  • mampu membedakan kebutuhan dan keinginan,
  • memahami fungsi dan bukan gengsi,
  • tidak bergantung pada pujian manusia,
  • dan tidak runtuh karena cacian manusia.

Karena kemuliaan dan kehinaan seseorang tidak ditentukan manusia, tetapi ditentukan oleh Allah.Ketika hati sudah selesai dengan urusan duniawi, maka seseorang akan lebih tulus dalam mengasuh dan melayani umat.

Kepengasuhan Adalah Proses Spiritual

Pada akhirnya, kepengasuhan bukan sekadar aktivitas sosial atau metode pendidikan. Kepengasuhan adalah proses spiritual. Sebuah perjalanan: mengasuh diri sendiri, sambil membersamai orang lain menuju Allah.

Fondasi utamanya adalah:

  • kasih sayang,
  • keteladanan,
  • dan ketaatan.

Dan kabar baiknya, tidak ada waktu yang terlalu cepat atau terlalu terlambat untuk memulai.Karena waktu terbaik untuk memulai kepengasuhan adalah sekarang.

Bagikan :
Berita Populer

Section Title

Sholat Istikharah: Memohon Petunjuk Allah Saat Hati Dihadapkan pada Pilihan

masjidmunzalan.id – Dalam perjalanan hidup, manusia sering dihadapkan pada berbagai pilihan yang tidak mudah untuk ditentukan. Mulai dari urusan jodoh, pekerjaan, pendidikan, bisnis, hingga...

Sholat Tahajud: Ibadah Sunyi di Sepertiga Malam dengan Segudang Keutamaan

masjidmunzalan.id – Ketika sebagian manusia terlelap dalam tidur, ada hamba-hamba Allah yang memilih bangun untuk bermunajat dalam kesunyian malam. Mereka mendirikan sholat, memohon ampunan...

6 Tempat Mustajab Berdoa di Makkah yang Penuh Keutamaan

masjidmunzalan.id – Makkah Al-Mukarramah menjadi tempat yang selalu dirindukan oleh umat Islam di seluruh dunia. Selain menjadi pusat pelaksanaan ibadah haji dan umrah, kota suci ini juga...

Talbiyah: Ketika Hati Menjawab Panggilan Allah

masjidmunzalan.id – Talbiyah merupakan salah satu bacaan yang sangat dikenal dalam pelaksanaan ibadah haji dan umrah. Kalimat ini menggema di Tanah Suci, dilantunkan oleh jutaan jamaah sebagai...

Jejak Sejarah dan Peristiwa Penting di Bulan Rabiul Akhir

masjidmunzalan.id – Rabiul Akhir atau yang juga dikenal dengan nama Rabiul Tsani merupakan bulan keempat dalam kalender Hijriah. Seperti bulan-bulan lainnya dalam Islam, bulan ini menyimpan...

Kisah Rasulullah SAW Meminta Hujan Saat Kemarau Panjang

masjidmunzalan.id – Nabi Muhammad SAW diutus oleh Allah SWT bukan hanya sebagai pembawa risalah bagi umat manusia, tetapi juga sebagai rahmat bagi seluruh alam. Kehadiran beliau membawa...

Munzalan Salurkan Bantuan kepada 4.856 Penerima Manfaat

masjidmunzalan.id – Kepedulian tidak cukup hanya diwujudkan dengan melihat kondisi masyarakat, tetapi harus hadir melalui langkah nyata. Semangat tersebut menjadi dasar aksi sosial Masjid...

Kabut Asap dan Karhutla Kalbar, Munzalan Hadirkan Bantuan

masjidmunzalan.id – Kepungan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda sejumlah wilayah Kalimantan Barat menjadi perhatian bersama. Selama hampir satu bulan terakhir...

Munzalan Gelar Pelatihan Ilmu Sinematografi Dasar

masjidmunzalan.id – Masjid Munzalan Mubarakan melalui LAZ Baitulmaal Munzalan Indonesia (BMI) berkolaborasi dengan Ruank.id sukses menyelenggarakan Pelatihan Ilmu Sinematografi Dasar pada 24–25...