SUJUD SYUKUR 14 TAHUN MASJID MUNZALAN MUBARAKAN

SUJUD SYUKUR – Sujud Syukur 14 Tahun Perjalanan Dakwah dan Pemakmuran Umat yang dipusatkan di Masjid Istiqlal Jakarta serta dilaksanakan secara serentak di seluruh masjid cabang dan jaringan Munzalan yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia pada Jumat (19/6/2026). (Foto Istimewa)

Dari Gang Sempit di Kubu Raya Menjadi Gerakan Kebaikan Nasional

masjidmunzalanmubarakan.id – Hari ini, Jumat 19 Juni 2026, keluarga besar Masjid Munzalan Mubarakan Indonesia melaksanakan Sujud Syukur 14 Tahun Perjalanan Dakwah dan Pemakmuran Umat yang dipusatkan di Masjid Istiqlal Jakarta serta dilaksanakan secara serentak di seluruh masjid cabang dan jaringan Munzalan yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Pemilihan Sujud Syukur sebagai bentuk peringatan 14 tahun perjalanan Masjid Munzalan Mubarakan bukan tanpa alasan. Sujud merupakan simbol kerendahan seorang hamba di hadapan Allah SWT, sementara syukur adalah respon atas begitu banyak nikmat, pertolongan, dan keberkahan yang telah Allah limpahkan sepanjang perjalanan dakwah ini. Karena itu, momentum Sujud Syukur 14 Tahun menjadi ungkapan penghambaan sekaligus rasa terima kasih atas segala karunia Allah yang telah mengantarkan Masjid Munzalan Mubarakan terus bertumbuh dan memberikan manfaat bagi umat.

Momentum ini menjadi penanda perjalanan panjang sebuah masjid yang lahir dari kesederhanaan, namun tumbuh menjadi gerakan dakwah, pendidikan, sosial, dan pemberdayaan umat yang menjangkau seluruh penjuru negeri.

Perjalanan tersebut bermula pada tahun 2012 ketika Masjid Kapal Munzalan Indonesia didirikan oleh H. Muhammad Nur Hasan di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Berdiri di sebuah gang sempit di tengah lingkungan yang mayoritas dihuni masyarakat non-Muslim, masjid berukuran 11 x 17 meter itu menjadi saksi awal tumbuhnya cita-cita besar untuk menghadirkan kemakmuran umat melalui masjid.

Pada tahun 2013, H. Muhammad Nur Hasan menyerahkan amanah pengelolaan masjid kepada KH. Luqmanulhakim. Amanah tersebut menjadi titik awal transformasi Masjid Munzalan menjadi pusat pembinaan umat yang tidak hanya memakmurkan masjid, tetapi juga menghadirkan manfaat luas bagi masyarakat.

Sebelum menerima amanah pengelolaan Masjid Munzalan, KH. Luqmanulhakim telah lebih dahulu menginisiasi sebuah gerakan sosial bernama Infaq Beras di Kota Pontianak. Setelah berada di bawah naungan Masjid Munzalan Mubarakan, gerakan tersebut berkembang pesat dan menjadi salah satu program utama pemakmuran umat.

Untuk memperkuat fondasi pendidikan dan kaderisasi, pada tahun 2014 didirikan Pondok Masjid Munzalan Ashabul Yamin (PMMAY). Pada tahun yang sama, tepatnya bulan September 2014, dibentuk pula lembaga pengelola dana umat bernama Baitulmaal PMMAY yang kemudian pada tahun 2017 bertransformasi menjadi Baitulmaal Munzalan Indonesia (BMI). Seiring perkembangan tersebut, Program Infaq Beras berubah nama menjadi Gerakan Infaq Beras (GIB).

Apa yang dahulu hanya berupa masjid kecil di sebuah gang sempit, kini telah berkembang menjadi pusat gerakan kebaikan yang melahirkan berbagai lembaga dakwah, pendidikan, sosial, ekonomi, dan kemanusiaan.

Masjid Munzalan Mubarakan kini telah memiliki puluhan masjid cabang yang berdiri di berbagai pulau besar Indonesia, mulai dari Kalimantan, Jawa, Sumatera hingga Sulawesi. Seluruhnya membawa semangat yang sama: memakmurkan umat melalui pemakmuran masjid.

Saat ini, roda aktivitas Masjid Munzalan Mubarakan digerakkan oleh ratusan santri yang mengabdikan dirinya sebagai Santri Penerima Amanah (SPA). Mereka bukan sekadar pengelola, melainkan para kader yang dididik untuk menjadikan amanah sebagai jalan ibadah. Dari pagi hingga sore hari, para santri mengelola berbagai lembaga dan unit pelayanan umat yang berpusat di lingkungan masjid.

Berbagai lembaga yang lahir dari rahim Masjid Munzalan bergerak dalam bidang pendidikan, dakwah, sosial, ekonomi, media, dan pengembangan masyarakat. Keseluruhan aktivitas tersebut memiliki satu tujuan besar, yaitu menjadikan masjid sebagai pusat peradaban dan pusat solusi bagi umat.

Untuk menopang keberlanjutan gerakan, Munzalan juga mengembangkan unit-unit usaha produktif yang berada di bawah pengelolaan Baitulmuamalah. Berbagai usaha tersebut menjadi ikhtiar untuk membangun kemandirian ekonomi umat sekaligus mendukung berbagai program dakwah dan sosial yang terus berkembang.

Empat belas tahun bukanlah perjalanan yang singkat. Dari sebuah masjid sederhana di pinggiran Kalimantan Barat, Allah SWT telah mengizinkan lahirnya gerakan yang hari ini menghubungkan ribuan relawan, santri, donatur, dan pejuang kebaikan di seluruh Indonesia.

Sujud syukur yang dilaksanakan hari ini bukanlah perayaan atas capaian semata, melainkan ungkapan kerendahan hati atas pertolongan Allah SWT yang terus membersamai perjalanan dakwah ini. Setiap langkah yang telah dilalui menjadi pengingat bahwa kemajuan tidak lahir dari kekuatan manusia, melainkan dari keberkahan amal jama’i, doa para guru, dukungan para muhsinin, dan pertolongan Allah Yang Maha Kuasa.

Memasuki usia ke-14 tahun, Masjid Munzalan Mubarakan Indonesia berkomitmen untuk terus memperluas manfaat, memperkuat pendidikan kader umat, mengembangkan gerakan sosial kemanusiaan, serta menghadirkan lebih banyak masjid yang hidup, memakmurkan, dan dimakmurkan oleh umat.

Semoga perjalanan ini menjadi wasilah lahirnya generasi yang mencintai masjid, menghidupkan sedekah, menguatkan ukhuwah, dan menghadirkan kebermanfaatan yang semakin luas bagi bangsa dan umat.

Masjid Munzalan Mubarakan Indonesia

Bagikan :
Berita Populer

Section Title

Kolaborasi Munzalan dan Master Kretek Cetak Terapis Profesional

masjidmunzalan.id – Masjid Munzalan Mubarakan bersama Laznas Baitulmaal Munzalan Indonesia resmi Kick Off Program Munzalan Terapis Akademi dengan mengusung tagline “Sehat dalam Taat, Sehat...

Speak With Heart: Pelatihan Public Speaking Santri Munzalan Bangun Generasi Percaya Diri

masjidmunzalanmubarakan.id –  Dalam rangka membangun generasi yang komunikatif dan percaya diri, Masjid Munzalan Mubarakan sukses menyelenggarakan pelatihan public speaking bertajuk “SPEAK WITH...

Belajar Adzan dan Iqomah yang Benar, Surau Munzalan Mubarakan Blora Gelar Pelatihan

masjidmunzalanmubarakan.id – Berangkat dari keprihatinan terhadap masih ditemukannya kesalahan pelafalan adzan dan iqomah di sejumlah masjid dan mushala, Surau Munzalan Mubarakan Blora menggelar...

Baitul Waqaf Munzalan Indonesia Raih Juara 2 Wakaf Produktif FESyar KTI 2026

masjidmunzalanmubarakan.id – Baitul Waqaf Munzalan Indonesia berhasil meraih Juara 2 kategori Lembaga Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (Ziswaf) Unggulan Bidang Wakaf Produktif dalam ajang...

Awal Lahirnya Kajian Subuh Menggapai Keberkahan (SMK)

masjidmunzalanmubarakan.id – Pimpinan Masjid Munzalan Mubarakan, KH. Muhammad Nur Hasan (Tok Ya), bersama Pengasuh Masjid Munzalan Mubarakan, KH. Luqmanulhakim (Ayahman), kembali mengajak...

Baitul Waqaf Munzalan Masuk Finalis Kompetisi Fesyar KTI 2026

Sumber : Facebook Kemenag Kalbar masjidmunzalan.id – Program KAWANKU (Kolaborasi Aset Wakaf Amanah Nyata Melalui Kreativitas Usaha) yang dikembangkan oleh Baitul Wakaf Munzalan Indonesia...

Pelatihan Jarimatika Asmaul Husna Finger Matic Disambut Antusias Peserta

masjidmunzalanmubarakan.id – Masjid Munzalan Mubarakan Yogyakarta menyelenggarakan Pelatihan Bimbingan Belajar (BBM) Jarimatika pada Kamis (2/7/2026) sebagai bagian dari upaya menguatkan kembali...

Rumah Zakat, Masjid Nusantara, dan Relawan Nusantara Jalin Silaturahmi serta Perkuat Sinergi Dakwah di Masjid Munzalan Mubarakan

masjidmunzalanmubarakan.id – Masjid Munzalan Mubarakan menyambut hangat kunjungan silaturahmi dari Rumah Zakat, Masjid Nusantara, dan Relawan Nusantara pada Rabu pagi, 1 Juli 2026. Pertemuan ini...

Munzalan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Sanggau

masjidmunzalanmubarakan.id – Masjid Munzalan Mubarakan Indonesia melalui Baitulmaal Munzalan Indonesia (BMI) Kantor Pemberdayaan Sanggau menyalurkan bantuan kepada keluarga Bapak Rifaii Utomo...