500 Santri Lintas Pulau Ikuti IBS Nasional 2026 di Bulukumba

SAMBUT – Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf bersama Ketua TP PKK Andi Herfida Muchtar menyambut ratusan santri peserta Indonesia Bahagiakan Santri di Rumah Jabatan Bupati Bulukumba, Kamis malam (15/1/2026). (Foto.Istimewa)

masjidkapalmunzalan.id – Sebanyak 500 santri dan santriwati dari berbagai provinsi di Indonesia berkumpul di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, dalam kegiatan Indonesia Bahagiakan Santri (IBS) tingkat nasional. Para peserta datang dari Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, serta berbagai daerah di Sulawesi Selatan.

Kegiatan yang dipusatkan di Bulukumba ini digagas oleh Masjid Kapal Munzalan Indonesia bersama tokoh-tokoh agama setempat sebagai ikhtiar mempererat ukhuwah dan persatuan antarpesantren di Indonesia. Selama beberapa hari pelaksanaan, para santri mengikuti beragam agenda, mulai dari lomba antarpesantren, kegiatan motivasi bagi pembina, hingga silaturahmi pengelola dan santri.

“Santri dan santriwati ini datang dari berbagai penjuru tanah air. Tujuannya untuk membina dan mempererat silaturahmi sesama pengelola pondok pesantren dan para santri,” ujar Ketua Panitia IBS Bulukumba, H. Suwardi atau Haji Kardi, saat ditemui di sela kegiatan di Masjid Pejuang Subuh, Jumat (16/1/2026).

Para peserta tersebar di beberapa lokasi kegiatan dan mengikuti berbagai perlombaan, di antaranya lomba hafalan Al-Qur’an, tilawah, pertandingan olahraga, serta sejumlah agenda kebersamaan lainnya. Kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga ruang perjumpaan dan persaudaraan antarsantri dari berbagai latar belakang.

IBS Nasional di Bulukumba turut dihadiri Pengasuh Masjid Kapal Munzalan Indonesia, KH. Luqmanul Hakim (Ayahman). Ia mengaku bangga karena Bulukumba dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan berskala nasional tersebut.

“Kami berharap pelaksanaan IBS di Bulukumba dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia dalam mempersatukan pondok pesantren tanpa melihat perbedaan latar belakang,” ujarnya.

Ayahman juga mengapresiasi lahirnya konsep Pesantren Bersaudara di Bulukumba, yakni wadah yang menyatukan pondok pesantren dari berbagai latar belakang mazhab. Menurutnya, konsep ini menjadi langkah strategis dalam membangun generasi Islam Indonesia yang moderat, berakhlak, dan berkemajuan.

Kegiatan Indonesia Bahagiakan Santri secara resmi dibuka oleh Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, di halaman Rumah Jabatan Bupati, Jalan Anggrek, Kamis malam (15/1/2026). Dalam kesempatan tersebut, Bupati bersama Ketua Tim Penggerak PKK Bulukumba, Andi Herfida Muchtar, menjamu ratusan santri dan pendamping yang hadir.
Bupati Bulukumba yang akrab disapa Andi Utta menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya karena Bulukumba dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan nasional tersebut.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial, dakwah, dan penguatan ukhuwah Islamiyah, sekaligus ruang untuk memuliakan, melayani, dan membahagiakan santri dari berbagai daerah di Indonesia,” tuturnya.

DEFILE – Defile para kontingen santri dan santriawati berbagai wilayah antara lain Sumatera, Kalimantan, Jawa dan Sulawesi dalam agenda Indonesia Bahagiakan Santri Tingkat Nasional Tahun 2026 di halaman Rumah Jabatan Bupati Bulukumba, Kamis (15/1/2025) malam. (Foto.Istimewa)

Selain itu, Bupati juga memperkenalkan potensi pariwisata Bulukumba kepada para santri, seperti Pantai Tanjung Bira yang dikenal dengan pasir putih dan panorama alamnya. Ia mengajak para peserta menikmati keindahan Bulukumba sebelum kembali ke daerah masing-masing.

Haji Kardi menambahkan, Indonesia Bahagiakan Santri dirancang menjadi agenda rutin, dengan dukungan gerakan Pasukan Amal Sholeh (Paskas) melalui program infaq beras yang selama ini disalurkan ke pondok pesantren di Bulukumba dan berbagai daerah di Indonesia.

“Mudah-mudahan kegiatan ini semakin mempererat persaudaraan, baik di antara ulama, santri, maupun para orang tua asuh,” katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag Bulukumba, Sukriadi, menyebutkan bahwa berdasarkan data EMIS Kemenag, terdapat 42.391 pondok pesantren di Indonesia dengan sekitar 1,3 juta santri. Ia menegaskan pentingnya kegiatan seperti IBS dalam memperkuat karakter santri.

“Santri harus kuat secara fisik, kuat dalam keilmuan, dan yang paling penting kuat dalam akhlak,” pesannya.

Pendamping santri asal Kabupaten Bone, Andi Yuli, mengaku terkesan dengan sambutan pemerintah daerah dan panitia. Ia menilai keramahan masyarakat serta keindahan pesisir Bulukumba menjadi daya tarik tersendiri.

“Semoga kegiatan ini bisa ikut mempromosikan Bulukumba di tingkat nasional hingga internasional,” ujarnya.

Panitia memastikan seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari penjemputan peserta, pemondokan, hingga pelaksanaan lomba, telah dipersiapkan secara matang untuk mendukung kelancaran program Indonesia Bahagiakan Santri.(*)

Sumber : Berbagai Sumber Media
Editor : Chairul Rijal Fitriandi 

Bagikan :
Berita Populer

Section Title

Kabut Asap dan Karhutla Kalbar, Munzalan Hadirkan Bantuan

masjidmunzalan.id – Kepungan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda sejumlah wilayah Kalimantan Barat menjadi perhatian bersama. Selama hampir satu bulan terakhir...

Munzalan Gelar Pelatihan Ilmu Sinematografi Dasar

masjidmunzalan.id – Masjid Munzalan Mubarakan melalui LAZ Baitulmaal Munzalan Indonesia (BMI) berkolaborasi dengan Ruank.id sukses menyelenggarakan Pelatihan Ilmu Sinematografi Dasar pada 24–25...

OJOL BAHAGIA: Ruang Silaturahmi Driver Ojol di Masjid Munzalan

masjidmunzalan.id – Masjid Munzalan Mubarakan menghadirkan program OJOL BAHAGIA pada Rabu, 19 Agustus 2026, sebagai ruang silaturahmi dan berbagi kebahagiaan bersama para pengemudi ojek online...

Lomba Mewarnai Meriahkan HUT ke-81 RI di Masjid Munzalan

masjidmunzalan.id – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Masjid Munzalan Mubarakan Indonesia telah melaksanakan Lomba Mewarnai yang diperuntukkan...

Merdeka Fair 2026, 30 Santri Terima Bantuan Pendidikan

masjidmunzalan.id – Sebanyak 30 santri berprestasi dari sejumlah pondok pesantren mitra di Pontianak dan Kubu Raya menerima bantuan perlengkapan sekolah melalui program Berbagi Paket Santri...

Kisah Nabi Muhammad SAW Saat Berdagang ke Syam di Usia 12 Tahun

masjidmunzalan.id – Perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW menyimpan banyak pelajaran berharga bahkan sejak beliau masih kecil. Sebelum menerima wahyu dan diangkat menjadi Rasul terakhir, Muhammad...

Panen Raya Melon Munzalan Farm, Wujud Wakaf Produktif

masjidmunzalan.id – Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diwujudkan melalui karya nyata dan pemberdayaan umat. Masjid Munzalan Mubarakan menggelar...

Munzalan Gelar Upacara HUT Kemerdekaan RI ke-81

masjidmunzalan.id – Masjid Munzalan Mubarakan menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Masjid Munzalan Mubarakan, Sungai Raya Dalam...

Munzalan Gelar Pelatihan Penanggulangan Kebakaran

masjidmunzalan.id – Meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi risiko kebakaran, Masjid Munzalan Mubarakan berkolaborasi dengan LAZ Baitulmaal Munzalan Indonesia (BMI) bersama...